• Home
  • About

HOTNEWS

Berita hangat-hangat kuku, banyak tipsnya kok
  • hotbisnis
    • orang muda terkaya
  • hotBlogger
    • gantikan shoutmix
    • kotak komentar disidebar
    • meningkatkan traffic
  • hotdownloads
    • aplikasi software
    • desain
  • hothumor
    • cerita lucu
  • hotpolitik
    • nasional
  • hotsains
  • hotselebriti
    • Dian Sastro
  • hotstory
    • cerpen keren
    • pendiri FACEBOOK
  • hottips
    • tips cinta
  • hotyanglain
  • LINK EXCHANGE
Sunday, March 14, 2010 19:05
  • News Feed
  • Comments Feed

KISAH PENJUAL PENSIL DI BIS

Posted by hotnews on Saturday, November 1, 2008, 21:46
This news item was posted in cerita lucu, hothumor category and has 2 Comments so far.

Tentunya kita pernah naik bis dan bertemu dengan pedagang yang aneh-aneh. Masih inget gak waktu pertama kali dapat “hadiah” sebuah barang yang tiba-tiba dibagikan orang di pangkuan kita waktu duduk di bis?. Mungkin pertama kali heran tetapi akhirnya jadi sedikit sebal karena kita jadi waspada karena dititipi barang dagangan dengan paksa sehingga ga enak klo mo tidur. Ada juga sih kita yang ceroboh menjatuhkan hingga ke kolong bangku, wis pokoke sangat merepotkan. Tapi klo aku sih daripada sebal mending menikmati momen sang penjual ngoceh berpromosi ria soal barang dagangannya. Terkadang ada juga yang kreatif, misalnya penjual pensil di bis beberapa tahun yang lalu.

Sambil membagi dagangannya dia nyerocos…”Silahkan dipilih warnanya macem2, hanya dengan uang lima ribu bisa dapet sepuluh pensil istimewa, warnanya pun gaul, klo suka dangdut tinggal pake yang kelap-kelip, ditanggung gak habis dalam sepuluh tahun. Pensil ini punya kemampuan bisa memendek dan kayunya empuk untuk diraut atau enak juga buat digigit-gigit karena bahannya tidak beracun dan ramah lingkungan. Selain buat nulis pensil ini punya fungsi istimewa yaitu untuk relaksasi. Tinggal dikorek-korek ke kuping pasti hidup jadi lebih indah, juga bisa buat alat pertahanan diri tinggal dicolokin ke mata lawan, atau klo nekat bisa juga digunakan sebagai tusuk gigi, tapi klo yang terakhir itu kurang disarankan…..,” Nah itu emang penjual pensil yang agak eror tapi minimal punya selling skill. Intinya sih klo mo dagang jangan sampai menjatuhkan harga diri, misalnya dengan cara melas… “ Om ayo dong dibeli, saya belum makan tiga hari.., kasihanilah, buat makan…..” hihihi cara yang ga mbois blas… Begitupun cara-cara yang gak etis misalnya ngancam-ngancam, maksa-maksa atau berbohong tentang barangnya. Sebagai konsumen kita juga ga boleh bikin pedagang sakit hati. Jadi ingat Hilman dalam novelnya Lupus Kecil, ceritanya Lupus lagi liat penjual siput laut atau keong, trus dia nanya-nanya..”Mang siputnya bisa dimakan ga?”, “ya gak bisa dek, ini kan siput laut..”..”trus bisa gigit Ga?” “ Gak dong pokoke aman kok buat mainan. Adek mo beli?” tanya pedagangnya antusias. Trus si Lupus jawab, “ Aneh, klo gak bisa dimakan dan ga bisa gigit kok dijual? Mending jualan semut Rangrang aja, walo ga bisa dimakan tapi kan bisa gigit…..” Nah itu baru sekelumit cerita tentang pedagang dan konsumen. Intinya sih sebagai konsumen kita juga ga boleh mengadul-adul barang dagangan orang tapi gak beli dengan legitimasi pembeli adalah raja, padahal yang namanya pembeli adalah yang bener2 melakukan transaksi. Tapi juga pedagang emang suka menyebalkan tapi kok kita butuh ya. Jadi seperti hubungan dilematis, benci tapi rindu… klo didepan pedagang kita jadi sok mencibir… “kok mahal banget sih bang, barangnya ga bagus nih dsb…”..tetapi begitu nyampe rumah kita cekikikan seneng karena dapet barang bagus dan murah ampe dipamerin ma temen2 sekantor. Budaya yang aneh dan mungkin bagi kita itu white lie, padahal tetep aja ga etis seperti gak etisnya pedagang yang suka bohong..”waduh klo segitu sih buat kulakannya aja ga nutup Neng..” atau “pokoknya klo ada yang lebih murah ta belinya sendiri deh..dsb..”. Hmmm… ternyata benar juga klo gak ati2 di Pasar bisa jadi tempat kita jual beli dosa..

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.

2 Responses to “KISAH PENJUAL PENSIL DI BIS”

  1. pelajarnusepanjang
    2009.01.20 08:31

    Hehehehehehe….. :mrgreen:
    Mirip bgt ma masa kecil aQ dulu.pertama kali naek bis dari desa mo kesurabaya.aQ seneng bgt dikaseh permen.pas aQ mo makan ma ibu g boleh,aQ bilang aja “dikasih ma om itu”.hehehehe
    :lol:
    Ternyata waktu omnya lewat lg diminta. :cry:
    Ternyata disuruh beli.Wakakakakka

  2. Cerita lucu
    2009.03.04 12:45

    Ini dia yang gue tunggu, nice artikel

Leave a Reply

Security Code:

« BEDA COWOK GANTENG DAN COWOK JELEK
GOLPUT, SIAPA TAKUT, TIDAK ILLEGAL KOK… »

Subscribe

You can subscribe by email to receive newsletter updates:

Subscribe through a RSS feed reader

News Feed Comments Feed

  • HOTNEWS TERBARU

    • BLOGSPOT TIDAK BISA DAFTAR GOOGLE ADSENSE..!
    • HOW TO HEAL A BROKEN HEART ALL OUT TIPS
    • GERIMIS KETIGA
    • BISNIS SYARIAH
    • MEMILIH BISNIS INTERNET YANG RASIONAL
  • Meta

    • Register
    • Log in
    • Entries RSS
    • Comments RSS
    • WordPress.org

Sponsored Ads


Copyright ©2008 HOTNEWS. All rights reserved.